Halaman utama / Movies & Music / Obituari DJ Avicii

Obituari DJ Avicii

Feeling my way through the darkness
Guided by a beating heart
I can’t tell where the journey will end
But I know where to start
They tell me I’m too young to understand
They say I’m caught up in a dream
Well life will pass me by if I don’t open up my eyes
Well that’s fine by me

Guys, lirik “wake me up” pernah akrab di telinga kita ya, irama country-nya melantun dengan semangat mengajak kita bangun, meninggalkan gelap malam, lalu memulai hari dengan semangat. Pelantunnya, Avicii, si DJ asal Swedia.

Siapa sih, Avicii? Pemuda ganteng dan DJ muda berbakat yang sedang naik daun hampir semua karya-karyanya digandrung. Bahkan sempat menempati peringkat ketiga sebagai Top DJs di daftar tahunan DJ Magazine Top 100 DJs pada 2012 dan 201. Torehan prestasinya tercatat pernah dua kali dinominasikan meraih Grammy Awards. Pertama untuk karyanya, “Sunshine”, bersama David Guetta pada 2012 dan untuk lagu “Levels” pada 2013. Bebeberapa lagunya yang paling terkenal adalah You Make Me, Hey Brother dan Addicted to You.

Kini para penggemar dikagetkan kabar meninggalnya sang DJ asal Swedia ini,DJ Avicii tutup usia di oman pada hari jumat ( 20/4/2018) Avicii sendiri meninggal di usianya yang masih muda 28 tahun, kematian Avicii tentu sebuah kehilangan besar bagi dunia musik.Avicii meninggalkan banyak karya yang fenomenal dan sukses di sejumlah tangga lagu.

 

Perjalanan karir DJ Avicii

Dilansir dari deanhammer.com Avicii mulai mengeluarkan musiknya di Laidback Luke Forum akhir tahun 2000-an dimana para DJ dan produser mencari bibit-bibit baru Sampai akhirnya pada tahun 2011, ia sukses menjadi nomor satu di Swedia lewat lagunya “Levels”.Tak cukup itu, ia bahkan menaiki tangga lagu Billboard Dance Club Songs.
Di tahun 2012, bersama David Guetta mereka membuat sbeuah kolaborasi bertajuk “Sunshine” dan mendapatkan nominasi dalam ajang Grammy.Pada tahun yang sama, DJ Avicii kembali menorehkan prestasi menakjubkan.Dirinya menjadi DJ/produser elektronik pertama yang menjadi headline Radio City Music Hall di New York City.Tahun 2013, Avicii merilis album debutnya “True” dan membawanya malambung di kancah internasional.


“Aku tidak akan meninggalkan musik. Aku akan terus berbicara kepada penggemarku melalui musik, tapi pada 2016 ini aku telah memilih untuk melakukan tur dan pertunjukan terakhirku.Mari kita jadikan pertunjukan itu menakjubkan! Aku mungkin akan kembali…tapi tidak dalam waktu dekat ini,” pungkasnya. (Dokumentasi BBC)
(Dokumentasi rockfoto.nu)                      Avicii sendiri sedang menjalankan tour ke Oman,tapi tiba-tiba di temukan meninggal dunia secara mesterius. Avicii sangat gigih walaupun sedang mengalami masalah serius dengan kesehatanya, Avicci tidak hanya menjadi seorang DJ yang profesional tetapi juga merangkap sebagai produser.
Selamat jalan Avicii,semoga karya-karya mu tetap abadi dan dikenang para pecinta musik.

Rjt/1602111069

 

 

 

Tentang staff

Periksa Juga

Musik sebagai Simbol Kebebasan

Musik adalah suatu irama yang bisa membuat suasana menjadi lebih tenang dan musik dapat juga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *